Cara Mengatasi Laptop Lemot

Apabila Anda merasa laptop Anda lemot, maka saat ini Anda sedang membaca artikel yang tepat karena pada kesempatan kali ini kami ingin berbagi informasi mengenai cara mengatasi laptop lemot dengan beberapa tips dan trik.

Jika Anda menggunakan laptop dengan spesifikasi yang biasa-biasa saja tentu dalam waktu yang tidak lama laptop Anda akan mengalami penurunan performa. Hal ini disebabkan oleh banyak hal salah satunya adalah software atau Operating System yang terus update sehingga membutuhkan spesifikasi yang lebih baik dari sebuah laptop.

Ada beberapa hal yang dapat lakukan untuk mempercerpat performa laptop Anda, silahkan simak ulasan berikut ini.

4 Cara Mengatasi Laptop Lemot

Dengan Upgrade RAM

Salah satu mengatasi masalah laptop lemot yakni mengupgrade atau menaikkan kapasitas Random Acces Memory (RAM) pada Laptop Anda. Hal ini dikarenakan RAM Laptop Anda terlalu kecil dan tidak kuat menampung kinerja Laptop yang snagat banyak. Misalnya, laptop tersebut digunakan oleh Anda untuk menginstal berbasgai aplikasi besar seperti Photoshop dan Adobe Premiere.

Biasanya laptop dibekali RAM 2GB hingga 4GB, di mana hal ini tidak cukup mendukung kebutuhan saat ini. Paling tidak, laptop standar dengan kinerja cepat memiliki RAM 8 GB. Penambahan RAM bisa Anda lakukan pada laptop sesuai slot yang tersedia. Anda bisa melakukan penambahan RAM sendiri maupun meminta tolong orang lain.

Baca Juga: Cara Mengaktifkan Wifi Di Laptop

Mengganti Harddisk

Cara kedua, yakni dengan mengganti Hard disk. Hard disk bisa menjadi penyebab laptop lemot lantaran semakin tua usianya, maka akan mempengaruhi performa laptop secara langsung. Selain itu, hard disk yang terlalu penuh dengan data juga demikian. Penelitian menyatakan jika harddisk terisi 95%, maka laptop akan turun performanya hingga 50 %.

Nah sebaiknya lakukan pembersihan pada Hard disk dengan menghapus file-file yang dirasa kurang penting yang memakan space terlalu banyak. Atau bila Anda sudah tidak tahan lagi dengan kondisi hard disk, bisa menggantinya dengan SSD (Solid State Drive). Penggantian ini dipercaya bisa mempercepat proses booting laptop, juga performa laptop secara keseluruhan.

Melakukan Perawatan / Maitenance

Satu hal yang paling penting dalam mengatasi laptop lemot tentu saja adalah melakukan perawatan jangka panjang agar senantiasa laptop terjaga performanya. Hal ini bersifat kebiasaan yang harus dijaga dalam waktu lama. Berikut ini beberapa hal yang harus diperhatikan dalam merawat laptop agar tak lemot:

  1. Matikan Laptop Bila Tidak Digunakan
    Kebiasaan tidak mematikan laptop saat tidak digunakan ini sering dilakukan, terutama oleh anak-anak muda yang memaksakan penggunaan laptop melebihi batas wajar. Mereka memilih mematikan laptop dalam keadaan sleep atau hibernate daripada Shut down. Padahal hal tersebut akan membuat kinerja laptop menjadi lambat.

    Karena secara sistem, laptop belum sepenuhnya istirahat, dan hanya ‘tertidur’ secara sejenak untuk kemudian bekerja lagi saat dinyalakan. Sementara bila komputer dalam keadaan shut down, sistem akan beristirahat secara total sehingga mereka memiliki waktu rehat yang cukup. Oleh karena itu, jadikan kebiasaan mematikan laptop bila tidak digunakan mulai sekarang.
  2. Menghapus Program yang Muncul Saat Booting
    Proses booting atau saat menyalakan laptop pertama kali menjadi momen krusial Laptop memulai kinerjanya. Maka bisa saja penyebab lemotnya kinerja laptop berasal dari sini. Yang menjadikan proses booting terasa berat adalah bila ada banyak aplikasi yang muncul saat pertama kali dinyalakan. Dengan demikian, waktu booting yang dibutuhkan semakin lama.

    Mulai dari sekarang, usahakan hapus beberapa aplikasi yang ikut tampil saat pertama kali laptop nyala. Buka menu Task Manager, lalu pada bagian start up klik program yang akan dihapus, kemudian klik opsi disable.
  3. Perawatan Hardware
    Ini tidak kalah pentingnya dari model perawatan dua hal di atas, yakni perawatan hard ware. Perangkat keras pada laptop terdiri dari banyak komponen seperti layar, keyboard, kipas, motherboard dan lain sebagainya. Sebaiknya selalu cek kondisi dan performa hardware-hardware tersebut secara berkala, misalnya satu tahun sekali
  4. Scan Virus dan Malware
    Jenis perawatan lain yang harus dilakukan adalah membuat perlindungan untuk laptop Anda dari ancaman virus dan malware. Bila laptop Anda terkena virus atau Malware, maka kinerjanya semakin berat dan terasa lemot. Oleh karena itu pakai antivirus yang Anda percaya sebagai perlindungan untuk laptop.

    Jangan lupa, lakukan pengaturan pada antivirus Anda agar tak muncul saat proses booting karena seperti sudah disinggung sebelumnya, akan membuat booting lebih lama dan memperlambat performa laptop itu sendiri.

Baca Juga: Cara Screenshot Laptop

Dengan Aplikasi Tune-up

Terakhir, laptop lemot juga bisa diatasi lewat proses tune-up. Oleh karena itu diperlukan software atau aplikasi untuk keperluan tune-up di laptop Anda, seperti contohnya adalah Tune-up Utilities. Untuk menjalankan aplikasi Tune-up Utilities, lakukan step-step berikut ini:

  1. Download terlebih dulu Tune-up Utilities.
  2. Install Tune-up Utilities di laptop Anda
  3. Jalankan aplikasinya, setelah masuk ke jendela Tune-up Utilities, alihkan ke tab Status anda Recommendations, lalu pilih opsi Click Maintenance
  4. Maka proses scanning otomatis dijalankan. Tunggu hingga selesai.
  5. Bila ditemukan gangguan atau masalah, maka lakukan perbaikan pada sistem dengan memilih opsi “Run Maintenance”
  6. Pilih Show Details, Overview, klik Optimize All
  7. Ikuti hal yang disarankan bila menemui masalah. Masih banyak lagi yang bisa dilakukan dari Tune-up Utilities seperti disable StartUp Program, Optimize System Startup, dan Defragment Registry.

Tinggalkan komentar